Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Tengah Tantangan, Memahami Tujuan Sebenarnya dan Mengatasi Kasus Negatif. Dr. Dadang Hermawan: Tidak perlu generalisir, fokus pada kontribusi positif.

UGM

Kuliah Kerja Nyata (KKN) telah menjadi sorotan dalam perbincangan di kalangan mahasiswa dan masyarakat pada umumnya. Dalam beberapa tahun terakhir, isu-isu seputar keefektifan dan manfaat dari KKN sering kali menjadi topik yang hangat diperdebatkan. Meskipun KKN dirancang untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dan mendorong keterlibatan mereka dalam pembangunan masyarakat, beberapa kasus yang melibatkan perilaku negatif, seperti tindakan amoral seperti melakukan perbuatan m*sum di desa orang, telah menimbulkan keraguan terhadap tujuan sebenarnya dari KKN.

Untuk mendapatkan sudut pandang yang lebih jelas dan mendalam mengenai isu ini, Dr. Dadang Hermawan, seorang praktisi akademik yang memiliki pengalaman luas di bidang pendidikan tinggi dan keahlian dalam perguruan tinggi. Sebagai seorang yang berpengalaman dan berkompeten, Dr. Dadang Hermawan memiliki pemahaman mendalam mengenai peran dan pentingnya KKN bagi generasi milenial.

Dan menjelajahi tujuan sebenarnya dari KKN dan apakah masih diperlukan dalam konteks saat ini. Dr. Dadang Hermawan turut membantu untuk bisa memahami mengapa KKN merupakan bagian penting dari pengalaman pendidikan tinggi, serta memberikan pandangannya tentang langkah-langkah yang dapat diambil untuk mencegah kasus-kasus negatif yang terkait dengan KKN.

Dr. Dadang Hermawan menjelaskan bahwa KKN memiliki beberapa tujuan yang sangat penting. Pertama, KKN bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan dan mengembangkan pengetahuan dan keterampilan yang telah mereka pelajari di bangku kuliah. Melalui pengalaman langsung di lapangan, mahasiswa dapat menghubungkan teori dengan praktik yang nyata.

Selanjutnya, KKN juga bertujuan untuk meningkatkan rasa tanggung jawab sosial dan kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat. Dalam konteks ini, mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan dan kemajuan daerah yang mereka kunjungi. Melalui KKN, mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengenali berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan budaya yang ada di masyarakat.

sumber foto: detik.com

Menurut Dr. Dadang Hermawan, KKN masih sangat diperlukan di era milenial. Dalam dunia yang semakin kompleks dan dinamis ini, pengalaman praktis dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru menjadi sangat penting. KKN memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan seperti berkomunikasi, bekerja dalam tim, dan mengelola proyek, yang merupakan keahlian yang sangat dicari di dunia kerja saat ini.

Selain itu, KKN juga membuka jendela wawasan bagi mahasiswa. Dalam kegiatan KKN, mereka dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat dari berbagai latar belakang dan memiliki pengalaman bertemu dengan keberagaman budaya. Hal ini dapat membantu meningkatkan pemahaman, toleransi, dan mengurangi stereotip yang mungkin ada pada generasi milenial.

sumber: sripo.com

Dr. Dadang Hermawan menegaskan bahwa perilaku negatif yang terjadi selama KKN adalah kesalahan individu dan tidak mencerminkan tujuan sebenarnya dari KKN. Pihak perguruan tinggi dan lembaga terkait harus memberikan pemahaman yang lebih baik kepada mahasiswa mengenai etika dan tanggung jawab yang harus mereka junjung selama melaksanakan KKN. Selain itu, perlu adanya pengawasan yang lebih ketat dan pengembangan program pendamping untuk menghindari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.

Dr. Dadang Hermawan juga menekankan pentingnya peran orang tua dan keluarga dalam membimbing mahasiswa selama KKN. Orang tua perlu memberikan pemahaman yang kuat mengenai nilai-nilai etika, moral, dan tanggung jawab sosial kepada anak-anak mereka sejak dini. Dengan demikian, diharapkan mahasiswa dapat menjaga integritas dan perilaku yang baik selama menjalankan KKN.

sumber: sripo.com

Selain itu, Dr. Dadang Hermawan mengajak masyarakat untuk tidak terlalu menggeneralisasi kasus-kasus negatif yang terjadi dalam KKN. KKN juga telah memberikan banyak manfaat dan kontribusi positif bagi masyarakat, seperti pembangunan infrastruktur, pengembangan potensi ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat di daerah-daerah terpencil.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) memiliki tujuan yang penting dalam pengembangan pengetahuan, keterampilan, tanggung jawab sosial, dan kesadaran akan keberagaman bagi mahasiswa. Meskipun terdapat kasus-kasus negatif yang melibatkan perilaku yang tidak pantas, hal tersebut tidak mencerminkan tujuan sebenarnya dari KKN. Penting bagi pihak perguruan tinggi, lembaga terkait, orang tua, dan keluarga untuk memberikan pemahaman yang baik serta pengawasan yang ketat guna meminimalisir kasus-kasus negatif tersebut. Dengan demikian, KKN dapat tetap menjadi bagian penting dari pendidikan tinggi yang memberikan manfaat positif bagi mahasiswa dan masyarakat.

Dengan demikian, Sobat Milenial dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang pentingnya KKN bagi generasi milenial dan memperbaiki persepsi yang mungkin terdistorsi oleh kasus-kasus negatif yang terjadi.

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Telegram
Dr. Dadang Hermawan Dielu-elukan Warganet, Banjir Dukungan dan Doa Jadi DPR RI

Dr. Dadang Hermawan Dielu-elukan Warganet, Banjir Dukungan dan Doa Jadi DPR RI

DENPASAR – Dr. Dadang Hermawan caleg DPR RI Dapil Bali dielu-elukan warganet dalam beberapa hari terakhir…

Rocky Gerung Dukung Dr. Dadang Hermawan Jadi DPR RI, “Coblos Dadang Kita Beruntung”

Rocky Gerung Dukung Dr. Dadang Hermawan Jadi DPR RI, “Coblos Dadang Kita Beruntung”

DENPASAR – Dr. Dadang Hermawan, Caleg DPR RI Dapil Bali menjadi narasumber bersama tokoh Filsuf, Akademikus,…

Haru dan Bangga, Dr. Dadang Hermawan Lepas Puluhan Mahasiswa Berangkat Magang ke Jepang

Haru dan Bangga, Dr. Dadang Hermawan Lepas Puluhan Mahasiswa Berangkat Magang ke Jepang

DENPASAR – Tokoh Pendidikan Bali, Dr. Dadang Hermawan terharu sekaligus bangga ketika secara resmi melepas puluhan…

Dr. Dadang Hermawan Tausiah Interaktif di Musholla Nurul Hikmah, Pentingnya Menjadi Muslim Cerdas

Dr. Dadang Hermawan Tausiah Interaktif di Musholla Nurul Hikmah, Pentingnya Menjadi Muslim Cerdas

DENPASAR – Tokoh  pendidikan dan cendekiawan Bali, Dr. Dadang Hermawan tausiah di Musholla Nurul Hikmah, Banjar…

Maulid Nabi 1445 H, Dr. Dadang Hermawan: Momentum Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW

Maulid Nabi 1445 H, Dr. Dadang Hermawan: Momentum Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW

DENPASAR – Tokoh Akademisi dan Cendekiawan Bali, Dr. Dadang Hermawan mengajak umat Islam di Bali khususnya…

KAMPANYE Dr. DADANG BISA MEMICU “REVOLUSI PERTANIAN”

KAMPANYE Dr. DADANG BISA MEMICU “REVOLUSI PERTANIAN”

Oleh: SUPRIYO GUNTORO Saya beberapa kali mengikuti kunjungan Dr. Dadang Hermawan (Rektor ITB STIKOM BALI) ke…

Dr. Dadang Hermawan: Maju Terus Pendidikan di Bali, Bukti Nyata Cetak Pelajar dan Mahasiswa Siap Kerja

Dr. Dadang Hermawan: Maju Terus Pendidikan di Bali, Bukti Nyata Cetak Pelajar dan Mahasiswa Siap Kerja

Tokoh Akademisi Bali, Dr. H. Dadang Hermawan telah membuktikan dedikasinya dalam dunia pendidikan di Bali. Dr…

Harapan dibalik Keputusan. Bali Mundur dari World Beach Games 2023. Dr.Dadang Hermawan: Jadikan Momentum Perbaikan

Harapan dibalik Keputusan. Bali Mundur dari World Beach Games 2023. Dr.Dadang Hermawan: Jadikan Momentum Perbaikan

Kabar mengejutkan datang dari Bali yang memutuskan untuk mundur sebagai tuan rumah World Beach Games 2023.…

QRIS dan Pertumbuhan Usaha Mikro. Perspektif Dr. Dadang Hermawan

QRIS dan Pertumbuhan Usaha Mikro. Perspektif Dr. Dadang Hermawan

Bank Indonesia (BI) baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka telah menetapkan biaya penggunaan QRIS sebesar 0,3 persen…

Indonesia Melangkah ke Posisi Baru, Negara Menengah Atas! DR. Dadang Hermawan: Pendidikan dan Keterampilan elemen krusial untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Indonesia Melangkah ke Posisi Baru, Negara Menengah Atas! DR. Dadang Hermawan: Pendidikan dan Keterampilan elemen krusial untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Selamat! Indonesia yang baru saja naik kelas menjadi negara berpenghasilan menengah atas! Bank Dunia baru saja…